Contoh Teks Sejarah
Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Indonesia merdeka tidak begitu saja, akan tetapi melalui proses yang
membutuhkan keberanian dari para pahlawan untuk mewujudkannya dalam
proklamasi kemerdekaan. Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota
Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral
semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Kemudian pada tanggal 9
Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga
menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya.
Momen
ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan
kemerdekaannya. Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan
ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu
Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di
ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.
Pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat
radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah
tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk
kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.
Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat,
Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa
pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia
dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari,
tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan
kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.
Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah
air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera
memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat
sebagai tipu muslihat Jepang, Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang
telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan
pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika
para pejuang Indonesia belum siap.
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan
Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah
berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu.
Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda
mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan
Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak
menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi.
Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak
menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk
oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita
sendiri, bukan pemberian Jepang.
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu,
Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol no.1. Maeda menyambut kedatangan
mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil
menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi
dari Tokyo. Keesokan harinya Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan
pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10
pagi 16 Agustus guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan
persiapan Proklamasi Kemerdekaan.
Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan
kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari
beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak
dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak
tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.
Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945, Para pemuda pejuang termasuk
Chaerul saleh, Sukarni, Wikana, Shodanco Singgih dan pemuda lainnya
membawa soekarno, beserta fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan
dan hatta ke rengasdengklok yang kemudian dikenal dengan peristiwa
rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta
tidak terpengaruh oleh jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan
Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk
melawan Jepang, apa pun risikonya.
Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad
Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk
memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf
Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka
menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Dan Mr.
Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru
memproklamasikan kemerdekaan.
Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, Lalu bertemu
dengan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum
pemerintahan militer Jepang. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang
hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa
Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk
mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah
dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta
menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang
perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh
Sekutu. Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah
Laksamana Maeda diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk
menyiapkan teks Proklamasi.
Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad
Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro dan Sayuti
Melik. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Dan
Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah
Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah
tersebut menggunakan mesin ketik milik Mayor Dr. Hermann Kandeler (dari
kantor perwakilan AL Jerman). Dan pembacaan proklamasi dilakukan
dikediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi
No.1).
Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan
Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo,
Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan
proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks.
Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati,
dikibarkan oleh seorang prajurit PETA yaitu Latief Hendraningrat dibantu
oleh Soehoed dan seorang pemudi membawa nampan berisi bendera Merah
Putih . Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia
Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di
Museum Tugu Monumen Nasional.
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
(PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang
Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya
dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara
Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di
tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan
Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto
Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil
presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden
akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
Sungguh, kemerdekaan bangsa Indonesia yang kita kecap sekarang ini
adalah buah perjuangan dari pendahulu-pendahulu kita. Kemerdekaan ini
diraih penuh pengorbanan harta benda dan nyawa. Sepatutnyalah kita yang
hidup di masa kini mengisi kemerdekaan itu sesuai bidang kita
masing-masing. Buat kalian sebagai pelajar, isilah kemerdekaan ini
dengan rajin belajar karena masa depan bangsa dan negara ini ada di
tangan kalian.
Struktur penulisan teks sejarah:
- Orientasi (pendahuluan/ pengenalan): "Indonesia merdeka tidak begitu saja........dst"
- Urutan peristiwa: "Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom........dst"
- Reorientasi (penutup/ simpulan): "Sungguh, kemerdekaan bangsa Indonesia........dst"
Selasa, 09 Agustus 2016
Teks Sejarah dan Fiksi Sejarah
Teks Fiksi dan Non Fiksi
-Cerita fiksi adalah
sebuah karangan / prosa naratif yang bersifat imajiner (khayalan).
Kebenarannya tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
-Cerita nonfiksi yaitu karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang
benar-benar dan terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Tulisan nonfiktif biasanya berbentuk tulisan ilmiah, seperti laporan, artikel, skripsi, tesis, desertasi,
makalah dan sebagainya.
Teks Sejarah dan Fiksi Sejarah
Contoh Teks Fiksi Sejarah
Biografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.
Autobiografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.
Certia Perjalanan : teks yang didalamnya menceritakan tentang perjalanan.
Catatan Sejarah : teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.
Teks Fiksi Sejarah
Teks fiksi sejarah yaitu jenis teks dengan latar sejarah yang benar-benar terjadi,
tetapi tokoh-tokoh utama di dalam cerita merupakan fiksi. Teks fiksi sejarah dapat
berupa novel, legenda maupun roman. Pada teks fiksi sejarah biasanya isi cerita
dibuat semenarik mungkin agar pembaca tidak bosan. Tujuan penulisan teks fiksi
sejarah adalah untuk mempengaruhi pembaca mengikuti pendapat penulis
dan menghidupkan emosi pembaca.
Ciri-ciri teks fiksi sejarah
- teks tersebut tidak menceritakan kisah sebenarnya
- dipengaruhi oleh subyektivitas pengarangnya.
- dapat menimbulkan emosi pembacanya
- Tokoh-tokoh nya fiktif
- alur ceritanya tidak nyata
Contoh Teks Fiksi Sejarah
1. Novel : sebuah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif; biasanya dalam bentuk cerita.
Penulis novel disebut novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia novella
yang berarti "sebuah kisah atau sepotong berita".
2. Cerpen : Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk
prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada
tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang,
seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel.
3. Legenda : cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai
sesuatu yang benar-benar terjadi.
4. Roman : sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya
melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing.
Bisa juga roman artinya adalah "kisah percintaan"
Kebenarannya tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
-Cerita nonfiksi yaitu karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang
benar-benar dan terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Tulisan nonfiktif biasanya berbentuk tulisan ilmiah, seperti laporan, artikel, skripsi, tesis, desertasi,
makalah dan sebagainya.
Teks Sejarah dan Fiksi Sejarah
Pengertian Teks Sejarah
Teks Sejarah merupakan teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.Ciri - Ciri Teks Sejarah
- Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian yang berlatar sejarah.
- Bentuk teks rekon atau teks cerita ulang
- Struktur teks orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
- Sering menggunakan konjungsi temporal.
- isi teks/jalan ceritanya berupa fakta.
- Tokoh-tokohnya nyata
Struktur Teks Sejarah
Orientasi : merupakan bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.
Urutan Peristiwa : merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, yang
biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.
Reorientasi : berisi komentar pribadi penulis tentang
peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan. Bagian ini merupakan
tahapan yang bersifat pilihan, artinya boleh saja bagian ini tidak
disajikan oleh penulis teks cerita sejarah.
Kaidah Kebahasaan Teks Sejarah
- Pronomina (kata ganti) : kata yang digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.
- Frasa adverbial : kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.
- Verba material : kata yang berfungsi untuk menunjukan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya membaca, menulis, dan menyapu.
- Konjungsi Temporal (kata sambung waktu) : berguna untuk menata urutan-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita sejarah banya memanfaatkan konjungsi (kata penghubung) temporal.
Contoh Teks Fiksi Sejarah
Biografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.
Autobiografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri.
Certia Perjalanan : teks yang didalamnya menceritakan tentang perjalanan.
Catatan Sejarah : teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.
Teks Fiksi Sejarah
Teks fiksi sejarah yaitu jenis teks dengan latar sejarah yang benar-benar terjadi,
tetapi tokoh-tokoh utama di dalam cerita merupakan fiksi. Teks fiksi sejarah dapat
berupa novel, legenda maupun roman. Pada teks fiksi sejarah biasanya isi cerita
dibuat semenarik mungkin agar pembaca tidak bosan. Tujuan penulisan teks fiksi
sejarah adalah untuk mempengaruhi pembaca mengikuti pendapat penulis
dan menghidupkan emosi pembaca.
Ciri-ciri teks fiksi sejarah
- teks tersebut tidak menceritakan kisah sebenarnya
- dipengaruhi oleh subyektivitas pengarangnya.
- dapat menimbulkan emosi pembacanya
- Tokoh-tokoh nya fiktif
- alur ceritanya tidak nyata
Contoh Teks Fiksi Sejarah
1. Novel : sebuah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif; biasanya dalam bentuk cerita.
Penulis novel disebut novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia novella
yang berarti "sebuah kisah atau sepotong berita".
2. Cerpen : Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk
prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada
tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang,
seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel.
3. Legenda : cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai
sesuatu yang benar-benar terjadi.
4. Roman : sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya
melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing.
Bisa juga roman artinya adalah "kisah percintaan"
Senin, 08 Agustus 2016
TEKS EKSPLANASI ILMIAH
Materi Pembelajaran
Teks Eksplanasi
1.
Contoh
Teks Eksplanasi
a. Definisi teks eksplanasi
Teks Eksplanasi
adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya a. Definisi teks eksplanasi
suatu fenomena alam atau sosial. Pada teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena ada
peristiwa lain sebelumnya dan peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain lagi sudahnya.
Struktur teksnya adalah pernyataan umum, urutan alasan logis.
b. Contoh teks
eksplanasi
Contoh teks eksplanasi, seperti
proses hantaran listrik, terjadinya gerhana bulan, proses terjadinya hujan, proses terjadinya
polusi tanah, proses rusaknya paru-paru karena asap rokok, dsb.
Perhatikan contoh
teks eksplanasi ‘Gempa Bumi’ di bawah ini!
Gempa
Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau
guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari
dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah
yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi
lautan luas.
Gempa bumi terjadi karena pergeseran
lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak
yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa.
Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat
menghancurkan baBerdasarkan
penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa
tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi
genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi
penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian
besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti
halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan
bertabrakan satu dengan yang lainnya.
Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik
terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.
Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa
tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal
musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat
tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan
lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.
2.
Struktur
Teks Eksplanasi
Setelah
membaca teks “Gempa Bumi” itu, kamu tentu menemukan bagian-bagian yang berupa
pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup
(tidak harus ada). Bagian-bagian itu menjadi bangunan teks, eksplanasi seperti
yang tampak pada bagan berikut.
a. Pernyataan Umum
b. Deret Penjelas
1)
Berisi satu statemen umum tentang suatu topik,
yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya, proses
keberadaannya, proses terjadinya, proses terbentuknya, dsb.
2) Harus bersifat ringkas, menarik, dan
jelas, yang mampu membangkitkan minat pembaca untuk membaca detailnya.
1)
Berisikan tentang detail penjelasan
proses keberadaan, proses terjadinya.
2)
Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan
‘bagaimana’, yang jawabannya berupa statemen atau yang jawabannya berupa
pernyataan
3)
Dimungkinkan mengingat proses perlu
dijelaskan bertahap, pertama, kedua, ketiga, dsb.
atau pertama, berikutnya,
terakhir.
c. Penutup/Interpretasi
Berisikan
kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang dijelaskan.
Gempa bumi
adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi
yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering
terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang
dikelilingi lautan luas.
Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi
dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,
gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh
karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi
sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan
dan menimbulkan korban jiwa.
Contoh
mengidentifikasi struktur teks eksplanasi
Gempa
Bumi
|
Berdasarkan
penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa
tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi
genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi
penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian
besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti
halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan
bertabrakan satu dengan yang lainnya.
Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik
terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.
Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa
tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal
musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat
tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan
lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.
|
3. Ciri
Bahasa Teks Eksplanasi
Setelah mengidentifikasi struktur teks
eksplanasi ‘Gempa Bumi’ kalian akan belajar tentang ciri bahasa teks
Eksplanasi. Ciri bahasa teks eksplanasi adalah sebagai berikut.
a. Fokus pada hal umum (generic),
bukan partisipan manusia (nonhuman participants),
misalnya gempa bumi,
banjir, hujan, dan udara.
4.
Tujuan
Teks Eksplanasi
Eksplanasi
digunakan untuk memperhitungkan mengapa sesuatu menjadi seperti itu. Eksplanasi
lebih merupakan proses-proses daripada tentang sesuatu.
Contoh: Tujuan dari
teks eksplanasi Gempa Bumi adalah untuk
menjelaskan proses/fenomena terjadinya gempa bumi.Jumat, 12 April 2013
Macam-macam Kalimat
Kalimat Berita
Kalimat berita
adalah kalimat yang menyatakan suatu pernyataan berita atau kejadian yang perlu
dikatahui sendiri atau orang lain.
Contoh:
Kemarin saya dibelikan baju baru.
Doni besok pergi ke Semarang.
Bapak Wali kota nanti malam meresmikan gedung pertunjukan.
Bapak Wali kota nanti malam meresmikan gedung pertunjukan.
Kalimat Tanya
Kalimat tanya adalah kalimat yang bentuk susunannya belum
lengkap, berupa pertanyaan yang membutuhkan jawaban.
Contoh:
Siapa nama anak itu?
Di mana rumahmu?
Bolehkah aku ikut?
Berapa harga buku itu?
Kalimat tanya selalu diakhiri dengan tanda tanya (?)
Dalam menulis kalimat
tanya selalu diikuti dengan beberapa kata tanya antara lain:
•Apa untuk menanyakan benda
Contoh: Apa warna kesukaanmu?
Apa yang ada di dalam tasmu?
•Siapa untuk menanyakan orang
Contoh: Siapa nama ibumu?
•Berapa untuk menanyakan jumlah
Contoh: Berapa umurmu?
•Di mana untuk menanyakan tempat
Contoh: Dimana tempat tinggalmu?
Kalimat Perintah
Kalimat perintah adalah kalimat yang menyatakan perintah
atau suruhan yang harus dikerjakan oleh orang kedua. Kalimat perintah diakhiri
dengan tanda seru.
Contoh:
Ambilkan buku itu!
Cepatlah kamu mandi!
Buanglah sampah di tempatnya!
Jangan bermain api, nanti terbakar!
Kalimat langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang mempergunakan tanda petik atau kalimat
yang langsung diucapkan oleh yang mengucapkan, bertanya, berseru atau
mengucapkan sesuatu.
Contoh:
Ibu berkata: “Besok pagi saya akan pergi ke Jakarta.”
“Jam berapa kamu berangkat?” Tanya Bakri
Kalimat
tak langsung
Kalimat tak langsung adalah kalimat kalimat yang tidak menggunakan tanda petik dan
bukan diucapkan secara langsung oleh yang mengucapkan atau yang
mengucapkan kalimat tersebut.
Contoh:
Pak guru berkata bahwa semua murid harus rajin belajar.
Budi
mengatakan kepada ayahnya bahwa ia kemarin memenangkan pertandingan sepak bola.
Mari Berlatih
A. Buatlah kalimat tanya dengan memperhatikan jawaban di bawah ini:
1.Tokoh-tokoh dalam cerita semut dan kera
adalah semut, kera, dan gajah.
2. Soto ayam kampung sangat enak dan
lezat
3. Ulangan Matematika diadakan besok Senin
............................................................................................................
4. Jumlah murid kelas 3A ada 30 Orang siswa
............................................................................................................
B. Buatlah kalimat perintah dari kata di bawah ini:
1.Jangan
...............................................................................................................
2. Silahkan
................................................................................................................
3. Tolong
...................................................................................................................
C. Buatlah 2 buah kalimat berita
1.....................................................................................................................
2.....................................................................................................................
Penggunaan Huruf Kapital dalam Kalimat
1. Huruf
kapital dipakai sebagai huruf pertama
kata pada awal kalimat.
Contoh:
Budi pergi ke Malang
Dina membeli buku tulis
2. Huruf kapital dipakai sebagai kutipan langsung
Contoh:
Paman bertanya, “kapan kamu ke rumah
paman?”
“Siapa nama ayahmu?”, tanya Jatmika
3.Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan
dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nama Tuhan, dan termasuk kata gantinya.
dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nama Tuhan, dan termasuk kata gantinya.
Contoh:
Allah, Yang Maha Esa, Nabi Besar Muhammad
s.a.w, Kitab Al-Qur’an,
Agama Islam,Agama Kristen.
Agama Islam,Agama Kristen.
4.
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan
yang diikuti nama orang.
yang diikuti nama orang.
Contoh:
Raden Ajeng Kartini, Haji Kusnan, Pangeran Diponegoro dan lain-lain
Raden Ajeng Kartini, Haji Kusnan, Pangeran Diponegoro dan lain-lain
5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan
pangkat
yang diikuti nama orang
yang diikuti nama orang
Contoh:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur Sukarwo, Jendral Sudirman.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur Sukarwo, Jendral Sudirman.
6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang.
Contoh: Siswanto Mangku Boto Limo
Tasya Siunge Songo
Siti Kamar Mandi
7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa,
suku, dan bahasa.
contoh: suku Jawa, bangsa Indonesia, bahasa Indonesia
8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bulan,
tahun, hari,
hari raya, peristiwa sejarah dan lain-lain.
hari raya, peristiwa sejarah dan lain-lain.
Contoh: hari Senin,
bulan Agustus, tahun Masehi, Idul Fitri, hari Natal,
hari raya Idul Fitri
hari raya Idul Fitri
9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama kota,
dan nama khas geografi.
dan nama khas geografi.
Contoh:
Surabaya, Jakarta, Malang. Gunung Bromo, Tanjung Perak, Pulau jawa,
Sungai Musi, Danau Toba, Laut Jawa, Selat Malaka, Benua Asia.
Surabaya, Jakarta, Malang. Gunung Bromo, Tanjung Perak, Pulau jawa,
Sungai Musi, Danau Toba, Laut Jawa, Selat Malaka, Benua Asia.
Tulislah
kembali kalimat berikut dengan huruf kapital yang tepat!
1.hari minggu, diana pergi ke pantai.
2.Kemarin, sinta devita mengikuti lomba baca puisi.
3.pagi-pagi, toni sudah bangun.
4.nenek syarifah berasal dari suku minang.
5.bulan mei, rudi hermawan datang ke semarang.
6.apakah hari ini, tiana menulis cerita baru?
7.sabtu pagi ibu membuat nasi dan ayam goreng.
8.aduh kakiku terinjak teriak fito
9.kapankah kenaikan kelas?
10.“saya akan ke rumahmu” kata rani kepada nina
Langganan:
Postingan (Atom)

